Tampilkan postingan dengan label kali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kali. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Februari 2014

Telepon Polis Hingga 15 Ribu Kali kerana Kesepian Wanita Ini Ditangkap

5 Dis 2013
 
Ilustrasi (Reuters)
Tokyo - Polis Jepun menangkap seorang wanita kerana kerap menghubungi mereka. Bagaimana tidak mengganggu, kerana wanita ini menghubungi polis  lebih dari 15 ribu kali selama 6 bulan terakhir.

Seperti dilansir AFP, Kamis (5/12/2013),  polis  telah berkali-kali mendatangi rumah wanita berusia 44 tahun dan memintanya untuk berhenti melakukan aksi tersebut. Namun ketika bulan Mei, wanita ini kembali melakukan aksinya tanpa henti, polis  terpaksa melakukan penangkapan.

"Dia telah melakukan panggilan darurat sebanyak 927 kali dalam satu hari... sangat mengganggu kerja polis ," ucap seorang pegawai   polis  kota Sakai yang tidak disebut namanya.

Entah apa yang memotivasi wanita ini melakukan aksi tersebut. Otoriti  setempat telah mengesampingkan dugaan gangguan mental atas perilaku aneh wanita ini. Setiap panggilan darurat yang disampaikannya tidak dimaksudkan secara serius.

"Dia tidak mengarang cerita yang membuat kami meresponnya -- hanya saja itu benar-benar seperti orang tidak ada kerja ," tambah pegawai tersebut.

"Kami mendatangi rumahnya sekitar 60 kali sebelum akhirnya menangkapnya, kami mulanya berusaha memujuknya untuk tidak menelepon kami  . Saya merasa mungkin dia hanya kesepian," tuturnya.

Wanita yang tidak disebut namanya ini dijerat dakwaan menghalang-halangi tugas polis. Jika dinyatakan bersalah, dia terancam hukuman maksima 3 tahun penjara atau hukuman denda hingga 500 ribu Yen  .detikNews

Minggu, 15 Desember 2013

Remaja ditikam 17 kali kerana cium gadis Turki

05 Jul 2013

Attila Dincer (tengah) berusaha menutupi wajahnya dari kamera wartawan ketika digiring Polis Turki kerana dipercayai terlibat penikaman seorang remaja Inggeris di kota Marmaris.

Seorang remaja Inggeris kini dalam keadaan kritikal setelah ditikam 17 kali dan ditelanjangi di distrik Tepe, Marmaris, Turki. Penikaman itu terjadi setelah remaja tersebut mencium seorang gadis Turki di sebuah bar.

Dwayne Ward (17) ditemui   berlumuran darah di sebuah taman di distrik Tepe, Marmais, Turki, oleh warga setempat pada Rabu (26/6/2013).

Pemuda asal Inggeris itu sedang bercuti bersama abangnya Darren (32) dan ibu mereka, Doris. Kini sang ayah sedang menuju Turki untuk menjenguk anaknya yang kini dirawat di RS Marmaris.

Polis Marmaris terus melakukan penyiasatan terkait  dan langsung melakukan pencarian tersangka pelaku penusukan.

Dalam 48 jam, polis  memeriksa 217 CCTV di seluruh bar yang ada di Marmaris dan sekitarnya.

Dari pemeriksaan kamera, polis  mengetahui bahawa Dwayne meninggalkan Bar Street dan tak lama kemudian dua orang lelaki mengikutinya dan kemudian menyeretnya.

Polis  kemudian menangkap Attila Dincer (26), seorang pencuci kereta yang bekerja di sekitar lokasi Dwayne ditemukan. Dia kini diperiksa terkait insiden tersebut.

Attila ditangkap pagi tak lama setelah seorang tersangka lain, Ismail A (24), ditangkap dalam sebuah bas di Konya, sekitar 569 kilometer dari Marmaris.

Dari penyiasatan sementara, polis percaya penyerangan dilakukan setelah Dwayne terlihat mencium seorang gadis Turki di bar yang dikunjunginya itu.

Dwayne sebenarnya datang ke bar itu bersama abangnya Darren. Namun, kemudian mereka terpisah di tengah keramaian pengunjung dan Darren kembali ke hotel sendirian. 

 sumber