Tampilkan postingan dengan label misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label misteri. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Februari 2014

Misteri Lorong Waktu Paling Menggemparkan di Dunia

Misteri peristiwa yang terjadi beberapa tahun yang lalu, dan yang membuat gempar adalah nasib mujur kemunculan kembali korban Kapal Laut Titanic yang masih hidup.

http://www.didunia.net/
Seperti yang dilansir bimapedia , Dua orang korban musibah Kapal Titanic pada tahun 1912, tiba-tiba muncul dalam keadaan masih hidup. Secara fisik mereka tidak berubah persis seperti semula. Teori lorong waktu telah menjawabnya.
Di antara kedua korban yang beruntung ini, yang satu adalah seorang penumpang wanita yang ditemukan pada tahun 1990, dan lainnya lagi adalah seorang kapten kapal Titanic yang ditemukan pada tahun 1991.

Kapten kapal Smith ditemukan pada tanggal 9 Agustus 1991, setahun setelah ditemukannya seorang korban yang beruntung bernama Wenny Kathe, dia diselamatkan dari atas gunung es. Selama berpuluh-puluh tahun hanyut terapung-apung di atas lautan, namun tidak membuatnya kelihatan tua dan lemah, Kapten Smith yang meskipun telah berusia 139 tahun, namun masih tampak seperti orang yang berusia 60 tahun lebih, dan bahkan dia masih menganggap bahwa saat itu adalah masa-masa sekitar tenggelamnya Kapal Titanic pada tanggal 15 April 1912.

Melalui identifikasi sidik jari yang masih tersimpan dalam catatan pelayaran laut, maka bisa dipastikan identitas Kapten Smith.Seorang lagi korban musibah Kapal Titanic, Wenny Kathe yang berusia 29 tahun diselamatkan di atas gumpalan es Samudera Atlantik Utara pada tanggal 24 September 1990.Namun yang membuat orang terkejut adalah sejak dia hilang pada tahun 1912 hingga sekarang, tidak terlihat tanda-tanda tua sedikitpun juga.

Dia ditemukan dan diselamatkan di atas gumpalan es 363 km barat daya Islandia. Kantor pelayaran telah menemukan daftar nama penumpang Kapal Titanic dan menegaskan keaslian identitas dirinya.

Smith, kapten kapal Titanic dan penumpangnya Wenny Kathe adalah saksi hidup orang hilang yang muncul kembali melalui lintasan lorong waktu.Oleh karena mereka menghilang dan muncul kembali secara misterius, maka hal ini sangat menarik perhatian orang banyak. Ilmuwan Amerika Ado Snandick berpendapat, mata manusia tidak bisa melihat keberadaan suatu benda dalam ruang lain, itulah obyektifitas keberadaan lorong waktu.

Dalam sejarah, orang, kapal-kapal, pesawat terbang dan lain-lain sebagainya yang hilang secara misterius seperti yang sering kita dengar di perairan Segitiga Bermuda, sebenarnya adalah masuk ke dalam lorong waktu yang misterius ini.Dalam penyelidikannya terhadap lorong waktu, John Buckally mengemukakan teori hipotesanya sebagai berikut.

Pertama, obyektifitas keberadaan lorong waktu adalah bersifat kematerialan, tidak terlihat, tidak dapat disentuh, tertutup untuk dunia fana kehidupan umat manusia, namun tidak mutlak, karena terkadang ia akan membukanya.

Kedua, lorong waktu dengan dunia manusia bukanlah suatu sistem waktu, setelah memasuki seperangkat sistem waktu, ada kemungkinan kembali ke masa lalu yang sangat jauh, atau memasuki masa depan, karena di dalam lorong waktu tersebut, waktu dapat bersifat searah maupun berlawanan arah, bisa bergerak lurus juga bisa berbalik, dan bahkan bisa diam membeku.

Ketiga, terhadap dunia fana (ruang fisik kita) di bumi, jika memasuki lorong waktu, berarti hilang secara misterius, dan jika keluar dari lorong waktu itu, maka artinya adalah muncul lagi secara misterius.

Disebabkan lorong waktu dan bumi bukan merupakan sebuah sistem waktu, dan karena waktu bisa diam membeku, maka meskipun telah hilang selama 3 tahun, 5 tahun, bahkan 30 atau 50 tahun, waktunya sama seperti dengan satu atau setengah hari.

Dalam ajaran Buddha terdapat satu bait penuturan: “Bagaikan sehari di kahyangan, tapi rasanya sudah ribuan tahun lamanya di bumi, tampaknya memiliki makna kebenaran yang sangat dalam.
 
 
sumber

Kamis, 21 November 2013

Terkuak!! Misteri Tengkorak Kepala Mumi Raksasa Misterius di Peru !!

Tengkorak Kepala Mumi Raksasa Misterius di Peru

Sejenak media online, milis-milis internet sempat dihebohkan oleh informasi penemuan Tengkorak Kepala Mumi Misterius yang ukurannya begitu besar dari ukuran manusia normal pada umumnya. Tiga orang antropolog dari negara yang berbeda mengatakan bahwa tengkorak tersebut sama sekali bukan merupakan tengkorak manusia. Masih ingat kisah Crystall Skull dari film Indiana Jones? Alienkah? Apakah hal ini adalah wujud eksistensi makhluk ekstrateresterial di bumi di masa lampau?




Berawal ketika seorang pekerja museum Privado Ritos Andinos di Cusco, Peru Renato Davila Riquelme menemukan dua tengkorak kepala dengan ukuran yang luar biasa aneh, rongga mata kerangka tersebut jauh lebih besar dari biasanya yang terlihat pada manusia..




Kepala tengkorak itu adalah salah satu dari dua yang ditemukan di kota Andahuaylillad di selatan propinsi Quispicanchi.



Dalam kerangka tampak ubun-ubun yang tengah terbuka seperti yang dimiliki anak-anak pada usia tahun pertama. Namun, tengkorak itu juga memiliki dua geraham besar yang hanya ditemukan pada manusia yang usianya lebih tua.

Belum diketahui secara pasti kapan persis mumi tersebut berasal, akan tetapi yang cukup menghebohkan adalah kemiripan mumi tengkorak ini dengan kisah Crystall Skull dalam film Indiana Jones yang mengkaitkan aktivitas makhluk ekstrateresterial di bumi pada masa lampau.

Awalnya saya agak ragu dengan statement tiga orang antropolog yang mengatakan bahwa jenis tengkorak seperti ini bukanlah milik manusia, mengingat bentuk serta ukurannya yang sangat jauh berbeda dari bentuk dan ukuran manusia normal.

Kenapa demikian? Sebab saya memiliki salah satu penjelasan alternatif yang mungkin cukup masuk akal dan bisa digunakan sebagai acuan dari kesalahpahaman media atas informasi yang bagi saya sepertinya cukup melebih-lebihkan.

PENJELASAN

Anda mungkin akan bertanya-tanya, "Bukankah sudah dikatakan oleh 3 orang antropolog bahwa tengkorak itu memang bukan tengkorak manusia??"

"Sudah ada buktinya,, Alien telah ada sejak dahulu kala....!!"

Saya katakan "TIDAK"..!! Bacalah dahulu penjelasan saya dan anda bisa merubah persepsi anda tentang mumi tengkorak yang dikatakan adalah tengkorak alien ini.

Sebab masih banyak mumi dari tengkorak-tengkorak yang lebih aneh daripada di Peru dan semua itu adalah milik MANUSIA.

HEAD FLATTENING



Head Flattening adalah praktek yang dilakukan sejak jaman dahulu oleh berbagai suku dan kebudayaan yaitu untuk meratakan tengkorak kepala, dan hal tersebut adalah wajar di zaman itu. Suku India, Amerika Selatan, Utara dan Tengah bisa dibilang sebagai pelopor praktek meratakan tengkorak kepala ini.



Deformasi tengkorak buatan, meratakan kepala, atau mengikat kepala merupakan bentuk permanen perubahan tubuh di mana tengkorak seorang manusia sengaja dibuat demikian.



Hal ini dilakukan dengan mendistorsi pertumbuhan normal tengkorak seorang anak dengan tujuan berbeda-beda sesuai bentuknya.

Bentuk datar, yang memanjang (yang dihasilkan dari cara mengikatnya dengan dua potong kayu ), yang bulat (mengikat dalam kain ) dan kerucut adalah khusus bagi di antara mereka yang terpilih. Hal ini biasanya dilakukan pada bayi , sebab ketika masih bayi, tengkorak kepala manusia cukup lentur untuk dibentuk.

Berikut ini adalah contoh tengkorak-tengkorak dri beberapa kebudayaan yang menggunakan teknik Head Flatenned.


Tengkorak Suku INCA


Tengkorak Suku MAYA